Pengalaman Lapor Pajak Dengan e-filing

Wah sudah mendekati akhir bulan Maret nih, berarti deadline pelaporan pajak (SPT) semakin mepet! Sudah lapor SPT belum? Saya sudah. Tidak perlu repot print formnya dan antre nunggu giliran di kantor pajak, cukup mengisinya sambil kerja via online. Butuh waktu gak sampai 10 menit lho! Syaratnya harus punya EFIN dan punya lembaran Lampiran Pemotongan Pajak A2 dari kantor.

Electronic Filing Identification Number (EFIN) ini memang cuma bisa didapatkan dari Kantor Pajak, syaratnya mengisi form permintaan Efin dan membawa fotokopi kartu NPWP + KTP. Untungnya tahun lalu di kantor saya ada tim sosialisai dari Kantor Pajak yang membuka booth pendaftaran efin dan sosialisasi e-filing.

Setelah EFIN didapat, langkah selanjutnya pendaftaran di https://djponline.pajak.go.id dengan memasukkan EFIN dan nomor NPWP, serta alamat email untuk proses verifikasi. Kalau proses pendaftaran sudah selesai, bisa kembali ke halaman awal saja untuk login, dan jika berhasil maka tampilannya one stop tax service seperti ini:

efiling_depan
Tampilan e-filing

 

Pilih bagian efiling. Di bagian awal akan diminta untuk memilih apakah penghasilan kita dalam setahun kurang dari Rp 60.000.000? Jika iya maka tampilan akan ke form pengisian SPT 1770 SS. Jika tidak maka kita bisa memilih untuk mengisinya dalam bentuk form 1770 S atau dalam bentuk wizard.

Saya pilih wizard dan memang sangat membantu sekali dalam proses pengisian. Lebih mudah dan lebih jelas cara pengisiannya dibandingkan form yang biasa. Wizard e-filing tahun ini juga tampilannya berbeda dengan tahun lalu yang menurut saya tahun lalu wizardnya membingungkan dan lebih panjang tahap isiannya. Kali ini tinggal isi – klak klik – beres, tanpa melampirkan scan bukti potong A2.

Langkah terakhir adalah memastikan isian sudah benar dan tertulis NIHIL di nomer 16. Klik persetujuan dan kirim SPT. Tetapi sebelumnya perlu mendapatkan kode verifikasi yang bisa dikirim ke alamat email atau SMS. Setelah itu kita akan dikirimkan Bukti Tanda Penyampaian SPT ke email.

Bukti Penyampaian SPT
Bukti Penyampaian SPT

Tutorial lengkapnya bisa dilihat di video Pengisian Form 1770 S dari Dirjen Pajak ini. Tampilannya memang untuk tahun 2015, agak berbeda dikit dari tahun ini tapi langkah-langkahnya tetap sama aja

Penutup:
Kenapa sih kita sudah membayar pajak tapi masih diribeti lagi dengan mengurus pelaporannya? Karena dalam Undang-undang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (UU KUP), sistem perpajakan di Indonesia menerapkan self assessment, di mana negara memberikan kepercayaan penuh kepada wajib pajak untuk mendaftar, menghitung, menyetor, dan melaporkan kewajiban perpajakannya. Jadi harus jujur untuk membayar dan melaporkan juga pajak dari kerjaan sampingan ya :)

Bacaan:

 

2 Comments


  1. // Reply

    makasih artikelnya, Le. tapi video tutorialnya sumpah gengges! kenapa sih harus ada lagu di latar belakang dengan volume yang kenceng begitu? ampun deh kantor pemerintahan ini gak pinter2 bikin yang beginian. doh! :))

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *