Pengalaman Pertama Party Di Pantai

Work Hard, Party Harder!

Sepertinya motto tersebut pantas ditujukan buat saya. Bulan lalu jadwal pekerjaan dan kuliah sungguh sedang ramai-ramainya. Saya dibuat sibuk seharian bahkan terkadang sampai menyita waktu istirahat akhir pekan. Lelah pikiran dan tubuh pastinya, dan butuh rehat sejenak dari rutinitas. Seperti oase di gurun pasir, ada ajakan ngetrip dari Mbak Ainun dan Mas Abe ke Lombok dan Gili 29 Mei sampai 1 Juni 2015 lalu bersama teman-teman liannya Ivan, Dimas, Ndoro dan Imam. Ngetrip sekaligus party di pantai!

Lombok dan Gili adalah tujuan ngetrip idaman saya sejak lama namun belum kesampaian. Ingin sekali merasakan biru dan jernihnya laut dan lembutnya pasir putih di pantai. Dan pastinya, ingin sekali liburan sekaligus bersenang-senang setelah kerjaan yang padat. Tentu saja saya langsung mengiyakan ajakan tersebut tanpa mikir lagi hehe..

Party by The Beach tajuknya, dengan menggabungkan konsep Night Market (wisata kuliner malam). Masuk ke venue sudah disambut dengan pondok makanan-makanan tradisional seperti aneka sate, jajan pasar, jagung bakar, cocktail, nasi campur, sampai bakwan malang. Pas banget, sore-sore lapar sebelum party mulai bisa isi perut dulu.

Sunset Di Teras Aston Sunset Beach Resort. Difoto oleh Ndoro

Saya sudah duduk-duduk rapih mulai jam 5 sore di dekat panggung. Jah On Holiday, reggae band lokal,  naik panggung dengan lagu-lagu energik mengantarkan saya menjalankan ibadah matahari tenggelam. Ibadah berkontemplasi sekaligus foto-foto narsis siluet dengan background yang bisa disebut sunset. Puas berfoto mengabadikan merahnya matahari tenggelam sore itu, waktunya kembali mengisi perut. Ternyata sudah disedikan bebakaran seafood lengkap dengan aneka sambal, perkedel, dan juga soup.

Party seru. Makin malam makin seru makin ramai!

Makin malam ternyata yang datang makin ramai. Mungkin karena lokasi party di Gili yang tergolong sunyi bisa menarik perhatian banyak orang. DJ Echa, yang diimpor dari Sky Garden Bali, malam itu main ciamik banget membuat semua yang hadir jejingkrakan dengan penuh gembira. Saya suka jejeran musik yang dibawakannya. Tentu malam itu makin meriah dengan polah canda teman-teman dan racikan minuman dari bar. Puncaknya jam 12 malam kembang api dinyalakan. Meriah, warna-warni di angkasa dan pantulannya sampai terasa di deburan ombak. Saya tahu saat itu saya bahagia bisa menyaksikan kembang api di pinggir pantai sambil diiringi musik-musik yang membuat hati gembira.

Kamar saya di Aston Sunset Beach Resort – Gili Trawangan tepat di ujung kolam renang

Party masih berlanjut, tapi badan sudah mulai terasa remuk. Setelah itu ingin sekali rasanya membilas badan yang penuh keringat dengan air hangat dan tidur dengan damai. Lucky for me, malam itu saya menginap di Aston Sunset Beach Resort Gili Trawangan. Hotel yang mengedepankan kenyamanan dan relaksasi ini berada di bagian balik Gili Trawangan yang tidak terlalu ramai dari sentral turis. Kamar yang saya tempati cukup luas, kasurnya empuk dan suasana tenang bisa mengantarkan saya tidur pulas sampai kesiangan. Padahal sudah niat untuk hunting sunrise. Hihihi.. apa boleh buat umur memang gak bisa bohong.

Pengalaman yang seru untuk sesuatu yang baru bagi saya. Benar saja, capeknya kerja sebulanan lalu terbayar dengan liburan dan party di Gili. Cek saja kalender acara Gili atau bisa lihat akun Instagram @astonsunsetbeachresort untuk event-event menarik selanjutnya. Dan pastinya saya akan kembali ke Gili Trawangan suatu hari nanti. 😀

Tentang jalan-jalan di Lombok dan Gili lainnya? Tenang, masih ada posting lanjutan. Hihihi..

4 Comments


  1. // Reply

    wuidih.. kok gak ada foto-foto rave-party-nya, kak?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *