Persiapan Ramadan Biar Makin Bebas Ber-Xpresi

Gak kerasa sebentar lagi udah masuk bulan ramadan. Artinya ini tahun kedua bagi saya menikmati ramadan di ibu kota. Beberapa teman bersiap-siap menyambut ramadan dengan membeli peralatan ajaib seperti alarm lucu (biar gak kebablasan bangun sahur) atau magicom (penghangat nasi maupun lauk). *nasib anak kos*

Ada juga yang menyambut bulan ramadan dengan bermaaf-maafan. Maksudnya biar menjalankan ibadah ramadan dengan lebih tenang, tanpa ada ‘beban’. Tradisi bermaaf-maafan ini mengadopsi dari sebuah hadist yang sifatnya debatable. Walaupun demikian, tradisi ini perlu juga dijalankan untuk menghapus kesalahan yang telah kita perbuat dan menjaga hati orang-orang terdekat.

Nah kebetulan juga nih XL sedang meluncurkan BBM (Bagi-Bagi Maaf), cara baru silaturahmi di bulan ramadan. BBM ini merupakan layanan SMS bergambar, mirip dengan MMS namun harganya jauh lebih murah. Bahkan kalau sebagai pelanggan baru XL dengan kartu Bebas, kamu bisa kirim BBM secara cuma-cuma. Dengan BBM, kita bisa kirim SMS bergambar stiker lucu dan ekpresif. Tersedia ratusan macam stiker untuk bebas berekspresi ungkapkan maaf. Kalau ekspresi maafmu dirasa lebih meletup-letup bisa coba ikutan kontes video BBM-an Bisa Jadi Superstar. Yaitu kontes video ungkapan maaf ala superstar. Hadiahnya bisa buka puasa bareng NOAH lho! 😀

stiket ekspesi maaf

Persiapan lainnya yang dilakukan XL untuk menyambut ramadan adalah dengan mengadakan kegiatan rutin tahunan uji kesiapan jaringan dan layanan: XL Net Rally. Saya masih ingat ketika dua tahun lalu mengikuti acara ini di Semarang, selain bisa menikmati jaringan XL sampai ke pelosok kota juga menikmati layanan XL lainnya. Untuk tahun ini peserta XL Net Rally bisa mencicipi layanan e-payment XL Tunai, pengguna XL bisa membayar belanjaan di Alfamart atau transaksi di Takigawa tanpa uang tunai. Tinggal tempel HP ke mesin pembayaran elektronik. Canggih ya?

So, apa persiapanmu menghadapi ramadan mblo? *eh

 

2 Comments


    1. // Reply

      Yikes. That’s when I get into a stubborn principle conflict. They’re a business. A customer interested in spending money is reaching out to them though their defined communication channel. That I should have to keep reaching out until they listen is absurd. What happens if I ever need any sort of warranty claim?I hate principles. They’re obnoxious.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *