Singapura – Malaysia Dalam Sehari #PiyambakanTrip

Okey, mari kita lanjutkan cerita #PiyambakanTrip di SG. *iya ini telat banget* 😀

Sabtu, hari kedua di SG. Jam 7 saya terbangun karena teman satu dorm asal Australia, Ann yang juga piyambakan trip lagi sibuk packing. Katanya baru terpikir mau menjelajah Malaysia.  Pagi itu dia mengejar bus ke KL. Di KL juga belum terpikir akan berapa hari di sana. Tapi yang pasti setelah KL dan Penang lalu lanjut menjelajah ke Thailand dan Kamboja. Setelah itu baru dipikirkan ke beberapa negara di sekitarnya dan kembali ke Australia.

Dalam hati saya mikir enak banget traveling tanpa beban, tanpa banyak rencana, dan bebas menentukan waktunya. Hidup santai dan punya duit meteran mungkin Ann ini :p

Saya pun mengantar ke bawah sekalian sarapan. Dan mulai kepikiran juga mau jalan ke mana hari ini? Hmmm.. Kalau ikutan ke Malaysia gimana? Paling dekat Johor Bahru dan perjalanan bisa ditempuh sehari.  Pikir-pikir lagi lalu diputuskan hari ini jalan-jalan ke JB saja. Bukan karena adanya Legoland di JB, tapi mau tau aja JB seperti apa. Cerita gimana saya bisa mencapai JB, akan saya tulis di postingan lain.

JB sebenarnya lumayan luas. Tapi daerah yang ramai di sekitar perbatasan SG saja. Wisata selain ke Legoland juga bisa mengunjungi kuil cina & hindu, masjid dan bangunan kesultanan. Jika ingin wisata alam seperti pantai dan hutan harus menempuh perjalanan yang lumayan jauh. Pasti tidak cukup waktu perjalanan sehari.


Sri Raja Marriaman Temple

JB siang itu panas banget, lebih panas dari SG. Jalan kaki jadi gak nyaman, padahal jarak antar bangunan yang akan saya datangi tidak begitu jauh. Naik bus di JB agak malesin karena pake ngetem. Jadilah setelah saya mengunjungi beberapa kuil, makan, lalu berakhir ke beberapa mall buat ngadem.

Ngemil di JB

Ada Galeria, mall baru di JB, yang bangunananya bewarna merah putih seperti Tune Hotel. Belum banyak gerai yang buka di sana. Tetapi sudah ada Subway dan Secret’s Recipe dengan harga lebih murah dari yang ada di Indonesia *yaiyalah* 😀

Mall berikutnya yang saya sambangi adalah JB City Square Mall yang terhubung dengan Sultan Iskandar Customs Complex, bangunan keimigrasian yang lebih megah dan luasa dari mall yang ada di JB. Jadi setelah berkeliling mall bisa langsung menuju keimigrasian untuk pulang ke SG. Di mall ini saya menemukan aneka durian goreng dengan harga RM1. Dan bubble tea yang lebih murah dari SG.


Bioskop di JB

Kembali ke SG

Cuma sekitar 3 jam di JB, saya pun kembali ke SG. Kali ini saya mengambil bus 170 dan naik LRT dari Bukit Panjang sampai Choa Chu Kang. Niatnya cuma mau nyobain LRT sih. Masih belum ada rencana akan menghabiskan malam kedua di mana, poster Sentosa memberi saya inspirasi saat itu. Asik juga nih malem minggu di seputaran Sentosa.  Sekalian ke Vivocity buat belanja. Saya pun mengambil MRT ke Jurong East lalu menuju HarbourFront.

Sampai di HarbourFront, kaki sudah pegal, untungnya di bagian atas HarbourFront (rooftop Vivocity mall) ada kolam luas yang biasa untuk merendam kaki atau tempat bermain anak. Lumayan bisa menyegarkan kaki yang pegal. Rasanya malas beranjak dari pinggiran kolam itu. Karena viewnya juga lumayan, dekat dengan panggung hiburan dan bisa melihat lautan & Sentosa Island. Tapi turis korea yang kebetulan duduk di dekat saya mengajak ke Sentosa untuk keliling. Saya sih ogah buat casino, dan Uniersal Studio pasti sudah tutup, trus ngapain donk ke sana? Di sana bisa liat crane dance dan the bubble legendary show dengan gratis. Oke saya setuju saja.


The Crane Dance

Dari Vivocity ke Sentosa bisa menggunakan monorail atau gondola. Harga tiket masuk kawasan sentosa SG$6 bisa dipotong dari ezlink card atau beli di mesin tiket.  Crane dance mulai jam 9 malam,  sedangkan the bubble legendary mulai jam 9.30 malam. Masih ada waktu untuk berkeliling dan ngemil.

Crane dance dan the bubble legendary sebenarnya pertunjukan air mancur. Gak begitu seru tapi lumayan menghibur. Selesai pertunjukan, saya pamit ke si korea buat duluan. Mata dan kaki sepertinya sudah gak kuat habis menelusuri JB dan sentosa dalam sehari. Waktunya kembali ke hostel dan istirahat.

 

Hari Terakhir #PiyambakanTrip

Hari ketiga di SG saya kembali ke Buddha tooth relic temple, karena hari sebelumnya saya datang sudah tutup. Di kuil 6 lantai yang sekaligus museum ini, terdapat ruangan khusus berdoa dikelilingi ornamen emas asli. Kuil ini sangat mamanjakan mata, dengan banyak ukiran, pahatan dan pernih setiap detail.


Buddha Tooth Relic Temple & Museum

Selesai mengunjungi kuil ini ternyata hujan deras, saya menghabiskan waktu selanjutnya untuk wiskul Hokkien Mee, kueh, dan rojak. Saya membelinya di sekitar Chinatown dan Orchard, kebetulan harus ke Orchard karena mau berbelanja. Harga makanan yang ada di foodcourt Food republic  Wisma ternyata tidak jauh berbeda dengan hawker, hanya selisih sekitar SG$1.

Tye Hong Hokkien Mee sepertinya sudah banyak dikenal. Kalau di kaca stall banyak sekali tempelan penghargaan yang diberikan. Antrian siang itu lumayan panjang jika dibandingkan dengan stall lainnya. Penyajiannya juga unik dengan melapisi piring dengan daun. Enak? Menurut saya enak yang bukan enak banget, tapi harganya pas mengingat lokasi dan porsinya yang lumayan banyak.


Hokkien Mee dan makanan singapura lainnya

Jalan-jalan 3 hari di SG sepertinya masih kurang, semoga ada kesempatan lain untuk menjelajah SG di bagian lainnya :)

17 Comments


  1. // Reply

    tuh kan. JB ga ada apa2nya kan? kayak kota kecamatan kata Sabai 😀


    1. // Reply

      Yagitudeh mbok. tapi mungkin tempat yang oke yang emang jauh2 itu. kotanya yah biasa aja :))


  2. // Reply

    wah daytrip ke malaysia klo gitu yang oke mana ya? atau sebaiknya pindah wisata dan bukan sekadar daytrip ya?


    1. // Reply

      Melaka & Penang kayaknya paling oke buat dikunjungi. Tapi yah gak bisa daytrip sih. Ini JB kotanya biasa aja jadi bisa daytrip 😀


    1. // Reply

      aduh kamu kepo sekali om. hahahaha..
      turis koreanya pasangan. cewek – cowok


  3. // Reply

    Di JB emang gak ada apa-apa sih, tapi sekarang mereka sudah mulai memperbanyak tempat wisata kayak Legoland itu sama Hello Kitty Land. Mallnya juga sedikit. :roll:


    1. // Reply

      tapi nemu duren goreng murah 😆


    1. // Reply

      eh jangan. masih banyak daerah Malaysia yang bagus buat jalan2 lho..
      *ini sih alesan dita aja yg males jalan* 😛


  4. // Reply

    Kalo mau ngemol ga usah jauh2 ke Johor Baru… *bales dendam 😛
    Itu kamu mampir Malaysia karna transit atau karna apa mas alle?


    1. // Reply

      *tabok ivan*
      kamu gak baca blogku secara utuh :(


      1. // Reply

        jadi aku harus memahami secara utuh dulu baru bisa ngerti mas alle?! #drama *dikepruk


  5. // Reply

    hahaha… simbok inget aja gue pernah bilang JB kayak kota kecamatan! Emang iya sih, gue juga pernah terdampar nunggu bis di JB beberapa jam, sumpah garing….


    1. // Reply

      Mbak Tika & Mbok
      Mungkin tempat-tempat yang asik itu emang yang jauh2 sih. etapi kotanya (paling rame) itu yah cuma sak kecamatan itu sih 😛


  6. // Reply

    Yang paling suka dari Singapore adalah Crane Dance nya, asli keren banget aksi 2 burung nya..tempatnya teater terbuka lagi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *