Renungan pernikahan

Pernikahan ataupun perkawinan,
Menyingkap tabir rahasia,
Isteri yang kamu nikahi,
Tidaklah semulia Khadijah,
Tidaklah setakwa Aisyah,
Pun tidak setabah Fatimah,

Justru Isteri hanyalah wanita akhir zaman,
Yang punya cita-cita,
Menjadi solehah …….

Pernikahan ataupun Perkawinan,
Mengajar kita kewajiban bersama,

Isteri menjadi tanah, kamu langit penaungnya,
Isteri ladang tanaman, kamu pemagarnya,
Isteri kiasan ternakan, kamu gembalanya,
Isteri adalah murid, kamu mursyidnya,
Isteri bagaikan anak kecil , kamu tempat bermanjanya,

Saat Isteri menjadi madu, kamu teguklah sepuasnya,
Seketika Isteri menjadi racun, kamu lah penawar bisanya,
Seandainya Isteri tulang yang bengkok, berhatilah meluruskannya…

Pernikahan ataupun Perkawinan,
Menginsafkan kita perlunya iman dan takwa,
Untuk belajar meniti sabar dan redha,
Karena memiliki isteri yang tak sehebat mana,
Justeru Kamu akan tersentak dari alpa,
Kamu bukanlah Rasulullah,
Pun bukanlah Saidina Ali Karamaullahhuwajah,
Cuma suami akhir zaman,
Yang berusaha menjadi soleh…..

Amin

by

3 Comments


  1. // Reply

    What a greaat poem…
    Really touching…

    Yaaa… Aku juga setuju dengan kata-kata diatas…

    Anyways, kalo dach begini, jadi mikirin kapan nikah yach! :)

    Kapan neee anak-anak Komsi pada nikahan yaaa… Kan asyik kalo saling undang-undangan…

    Peace always Bro… See you soon…


  2. // Reply

    Saya juga sangat setuju,..
    ini sebuah doa yg bagus,.. makanya saya repost,.. kemarin2 lg searching tiba2 nemu ini,.. tapi lupa alamatnya dmn…

    Tunggu aja tanggal mainnya… :) pasti diundang koq, ato kamu duluan?


  3. // Reply

    Ana copy ya.
    buat ucapan pernikahan paman Ana.
    Jazakallah……

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *